Raksasa energi Rusia, Gazprom, mengaku telah diberitahu oleh operator Ukraina tentang penghentian transit gas melalui titik masuk Sokhranivka mulai Rabu ini. Disebutkan bahwa alasan penghentian transit gas Rusia lewat daerah itu karena force majeure. Akan tetapi, Gazprom tidak memiliki informasi yang memadai untuk mengonfirmasi perlunya tindakan tersebut.
“Hari ini, Gazprom menerima pemberitahuan resmi dari Operator Sistem Transmisi Ukraina bahwa pihak Ukraina, dengan alasan keadaan force majeure, menghentikan penerimaan gas untuk transit melalui stasiun pengukur gas Ukraina Sokhranivka mulai pukul 7:00 (waktu setempat) pada 11 Mei,” kata Juru Bicara Gazprom, Sergey Kupriyanov, Selasa (10/5/2022).
Sejak Rusia terpaksa menghentikan serangan di Ibu Kota Kiev pada akhir Maret, pasukan Moskow berusaha mengepung tentara Ukraina di wilayah Donbas. Di bagian timur Ukraina itu, militer Rusia menggunakan Kota Izyum dekat Kharkiv di bagian timur laut sebagai basisnya.
Tentara Ukraina berhasil menahan sebagian besar serangan dari tiga arah. Pejabat tinggi intelijen AS mengatakan, perang tersebut kini menemui jalan buntu.
Putin tampaknya bersiap menghadapi konflik berkepanjangan, dan kemenangan Rusia di wilayah Donbas mungkin tak akan mengakhiri perang, kata Direktur Intelijen Nasional AS, Avril Haines, di Washington DC, Selasa (10/5/2022).