Ukraina Makin Semringah, Dapat 7 Peluncur Roket dari AS dan Jerman untuk Gempur Rusia

Anton Suhartono
Ukraina kembali menerima 4 unit sistem roket HIMARS dari AS (Foto: Reuters)

Menhan Jerman Christina Lambrecht mengumumkan pengiriman tersebut pada 26 Juli.

"Saudara ketiga dalam keluarga Long Hand, MLRS MARS II dari Jerman, telah tiba di Ukraina," kata Reznikov, di Twitter.

Berdasarkan data dari produsennya, Kraus-Maffei Wegmann600579.SS MLRS MARS II bisa menjangkau target hingga 70 km, bergantung pada jenis amunisi yang digunakannya. Senjata itu dirancang untuk menghancurkan pasukan dan peralatan, pertahanan udara, pos komando dan komunikasi, serta menebar ladang ranjau.

Ukraina sejauh ini juga sudah menerima meriam howitzer self-propelled Panzerhaubitze 2000 dari Jerman. 

Lambrecht juga mengumumkan pengiriman lima unit sistem roket anti-pesawat Gepard.

Ukraina sebelumnya menyatakan membutuhkan 1.000 meriam howitzer, 500 tank, dan 1.000 drone, selain senjata berat lainnya untuk melawan pasukan Rusia.

Negara-negara yang sudah memasok Ukraina dengan sistem artileri adalah Amerika Serikat, Inggris, Prancis, Norwegia dan Polandia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal