Ukraina Kehabisan Amunisi untuk Lawan Rusia? Ini Kata Menhan dan Staf Zelensky

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Ukraina berdiri di dekat tiang bendera negara mereka (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Bulan lalu, Jerman, Amerika Serikat, Inggris, serta negara-negara Barat lainnya mengumumkan bahwa mereka akan mengirim puluhan tank tempur ke Ukraina selain pengiriman senjata yang direncanakan sebelumnya.

Tentara Ukraina saat ini mengoperasikan sistem senjata yang beragam, termasuk senjata artileri buatan Ukraina, Uni Soviet, dan NATO, kendaraan lapis baja dan peluncur roket. Masing-masing menggunakan berbagai jenis amunisi, sehingga menciptakan tantangan serius bagi rantai pasokan Kiev dan mitra Baratnya.

Pada bulan ini, Pemerintah Ukraina memulai negosiasi dengan sekutunya tentang pasokan rudal jarak jauh dan jet untuk mempersiapkan serangan balasan. Rusia telah berulang kali memperingatkan terhadap eskalasi lebih lanjut yang dapat mengarah pada keterlibatan langsung AS dan NATO dalam konflik tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal