Ukraina Dikabarkan Terus Desak AS Kirim Rudal Patriot dan Jet Tempur F-16

Ahmad Islamy Jamil
Sistem rudal Patriot buatan Amerika Serikat (ilustrasi). (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id Ukraina dikabarkan terus mendesak Amerika Serikat agar menyediakan sistem rudal Patriot dan jet tempur F-16 untuk Kiev. Hal itu terungkap lewat laporan media AS, Politico, degan mengutip sejumlah sumber yang mengetahui isu tersebut.

Menurut laporan tersebut, Washington DC dan Kiev sedang membahas senjata apa lagi kira-kira yang dapat diberikan AS untuk membantu pasukan Ukraina menghadapi agresi militer Rusia. Beberapa opsi yang ikut dibicarakan adalah sistem pertahanan udara Patriot, jet F-16 dan drone Gray Eagle.

Politico mengungkapkan, para penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berupaya meredam seruan Kiev untuk meminta sistem pertahanan udara dan jet tempur AS itu. Sementara Pemerintah AS mendorong Ukraina agar lebih fokus pada kebutuhan yang mendesak saja, terutama untuk melakukan serangan balik ke daerah-daerahnya yang masih diduduki Rusia.

Masih menurut laporan itu, kelangkaan sistem rudal Patriot membuat AS sulit untuk menyediakannya ke Ukraina. Departemen Pertahanan AS (Pentagon) juga khawatir tentang tantangan yang dapat ditimbulkan oleh kebutuhan perawatan kompleks F-16 ke Ukraina.

Kendati demikian, para pejabat AS masih terus membahas apakah Washington DC akan mengirimkan rudal Patriot ke Ukraina dalam jangka panjang. Sementara sistem persenjataan yang kompleks seperti jet F-16, kemungkinan akan dikirimkan setelah konflik Kiev dengan Moskow, menurut staf Kongres AS yang mengetahui masalah itu.
 
Pemerintahan Presiden Joe Biden sampai sejauh ini telah memberikan bantuan militer sekitar 15,8 miliar dolar AS ke Ukraina sejak dia menjabat di Gedung Putih, awal tahun lalu. Bantuan keamanan itu antara lain berupa Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS), sejumlah amunisi, kendaraan lapis baja, drone, dan peralatan militer lainnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Takut Ditembak Iran, Kapal-Kapal Tanker Ogah Lewati Jalur Selat Hormuz Pilihan AS

57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

AS-Iran Saling Serang Lagi, Selat Hormuz Nyaris Lumpuh

57 tahun lalu

AS Bombardir 5 Provinsi Iran, 14 Orang Tewas 78 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal