Ukraina Dijadikan Tempat Uji Coba Rudal Balistik Korut oleh Rusia

Anton Suhartono
Korea Selatan menyebut Ukraina menjadi tempat uji coba rudal-rudal balistik Korea Utara oleh Rusia (Foto: KCNA via Reuters)

Dia menambahkan, beberapa pakar menilai bahwa rudal yang ditembakkan ke Ukraina adalah KN-23 yang bisa menggendong hulu ledak nuklir. Rudal itu bisa menjelajah sejauh 460 km.

“Dari sudut pandang Korea Selatan, ini merupakan simulasi serangan,” katanya, merujuk kemampuan rudal itu dalam menyasar target di Kota Pusan.

Dubes Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya menyebut AS menyebarkan informasi yang keliru soal penggunaan rudal Korut.  Dia juga mengatakan sidang Dewan Keamanan PBB sudah menjadi latihan propaganda anti-Rusia.  Meski demikian Nebenzya tidak membantah secara langsung negaranya menggunakan rudal Korut untuk menyerang Ukraina.

“Hari ini, anggota Dewan Keamanan negara-negara Barat mengulangi ‘fakta’ bahwa militer Rusia menggunakan rudal dari DPRK (Korut) dalam operasi militer khusus di Ukraina. Jadi, AS sepertinya menyebarkan informasi yang keliru tanpa memeriksanya terlebih dahulu,” kata Nebenzya, seraya menambahkan pihak Angkatan Udara Ukraina telah membantah 'fakta' tersebut. 

Amerika Serikat dan tujuh negara lainnya menuduh Rusia memanfaatkan posisinya sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB dengan mendapatkan rudal Korut dan menembakkannya ke Ukraina.

“Seorang anggota tetap Dewan Keamanan yang dengan sukarela terlibat dalam pelanggaran-pelanggaran ini menunjukkan eksploitasi yang jelas atas posisinya,” bunyi pernyataan yang dikeluarkan Inggris, Prancis, dan Amerika Serikat selaku anggota tetap DK PBB, serta Malta, Slovenia, dan Korea Selatan, Jepang dan Ukraina.

Gedung Putih, mengutip data intelijen, pekan lalu menyatakan Rusia menggunakan SRBM Korut untuk menyerang Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal