Ukraina Copot Komandan Militer di Kharkiv, gara-gara Kalah dari Rusia?

Ahmad Islamy Jamil
Foto udara yang menunjukkan bagian yang hancur di Wilayah Kharkiv, Ukraina, usai digempur militer Rusia, lebih dari setahun lalu. (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.idUkraina mencopot komandan militernya yang bertanggung jawab atas pertahanan garis depan di timur laut Wilayah Kharkiv. Keputusan itu diambil Kiev di tengah gencarnya serangan Rusia di daerah tersebut.

Kepada media setempat, RBC-Ukraine, Angkatan Bersenjata Ukraina mengatakan bahwa keputusan untuk mencopot komandan tersebut diambil akhir pekan lalu. Sejak Sabtu (11/5/2024), posisi tersebut diambil alih oleh Brigadir Jenderal Mykhailo Drapatyi. 

Tidak ada penjelasan lebih lanjut terkait perombakan komadan tempur itu. Akan tetapi, dalam beberapa waktu terakhir, Ukraina terus mengalami kerugian dalam pertempurannya melawan pasukan Rusia di Kharkiv.

Pada Minggu (12/5/2024), Rusia mengumumkan bahwa pihaknya telah merebut empat desa lagi di Kharkiv. Keempat desa itu adalah Hatyshche, Krasne, Morokhovets, dan Oliinykove.

Pasukan Ukraina saat ini tak bisa berbuat banyak. Mereka hanya mampu bersikap defensif terhadap Rusia. Pasalnya, militer Moskow memiliki keunggulan yang signifikan dalam hal sumber daya manusia dan amunisi bila dibandingkan dengan Ukraina.

Kiev menyatakan, penundaan kesepakatan pemberian bantuan militer untuk Ukraina di Kongres AS selama beberapa bulan telah merugikan mereka di medan perang. Kini, Ukraina berharap sejumlah besar bantuan baru yang telah disetujui Kongres AS bisa segera tiba untuk menopang upaya pertahanan mereka melawan Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
14 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Internasional
20 jam lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Internasional
20 jam lalu

Perjanjian Senjata Nuklir AS-Rusia New START Berakhir, Ini Kata Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal