Ukraina Bersyukur, Drone Buatan Turki Sangat Efektif Lawan Invasi Pasukan Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Drone buatan Turki, Bayraktar, dipamerkan dalam sebuah parade militer (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Selain dibantu oleh drone Turki, Ukraina juga mendapatkan sokongan dari negara-negara Barat. Amerika Serikat telah mengucurkan lebih dari 2,5 miliar AS bantuan militer ke negara bekas Uni Soviet itu sejak 2014. 

Bantuan dari Washington DC itu antara lain berupa rudal antitank Javelin, kapal patroli pantai, Humvee, senapan sniper, drone pengintai, sistem radar, penglihatan malam, dan peralatan radio. Pasokan senjata berikutnya juga dapat mencakup rudal antipesawat Stinger, senjata-senjata kecil, dan beberapa kapal.

Adapun Inggris memasok Ukraina dengan 2.000 rudal antitank jarak pendek, menurut laporan pada Januari lalu. London juga mengirim sejumlah tenaga spesialisnya untuk memberikan pelatihan militer, di samping menyediakan kendaraan lapis baja Saxon.

Estonia mengirim rudal antipelindung Javelin ke Ukraina. Latvia dan Lithuania menyediakan rudal Stinger ke sana. Sementara, Republik Ceko mengatakan pihaknya berencana untuk menyumbangkan amunisi artileri 152 mm.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

China Uji Coba Rudal di Samudra Pasifik usai Australia-Fiji Teken Kerja Sama Pertahanan

57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Menlu Turki: Israel Biang Masalah Global!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal