Ukraina Bakal Bangun Benteng di Perbatasan Rusia dan Belarusia, Rogoh Rp528,5 Miliar

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Ukraina, Denys Shmyhal (kanan). (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id – Pemerintah Ukraina akan membangun benteng baru dan infrastruktur militer di wilayah timur laut yang berbatasan dengan Rusia dan Belarusia. Pembangunan tersebut bakal menelan biaya Rp528,5 miliar. 

“Atas permintaan Kharkiv dan Chernihiv, kami mengalokasikan 911,5 juta hryvnia (Rp378 miliar) untuk Kharkiv dan 363 juta (lebih dari Rp150,5 miliar) untuk Chernihiv, untuk membangun teknik militer dan struktur benteng,” kata Perdana Menteri Ukraina, Denys Shmyhal, Selasa (15/8/2023).

Wilayah Chernihiv yang berbatasan dengan Rusia dan Belarusia sebagian diduduki oleh pasukan Moskow pada awal agresi militer skala penuh Rusia pada Februari 2022. Akan tetapi, wilayah tersebut kemudian dapat direbut tentara Kiev kembali.

Belarusia, sekutu terdekat Kremlin, awalnya mendukung agresi militer Rusia itu, dengan membuka perbatasannya bagi pasukan Moskow yang berbaris menuju ibu kota Ukraina, Kiev.

Minsk juga memberikan wilayahnya kepada para tentara bayaran dari Grup Wagner yang pindah dari Rusia ke Belarusia. Langkah itu sebagai bagian dari kesepakatan yang mengakhiri percobaan pemberontakan kelompok pimpinan Yevgeny Prigozhin itu pada Juni lalu. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Bersejarah, Presiden Belarusia Jadi Kepala Negara Pertama Menginap di Istana Negara

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal