“Turki harus segera membuat keputusan untuk mengubah keputusannya dari F-16 ke yang lain. Misalnya F-35 ada di atas meja. Turki mengharapkan dari program (untuk mendapatkan F-35). Sekarang kami memiliki opsi lain seperti Jet China yang dijual ke Pakistan, jet Rusia dan juga jet Eurofighter,” kata Erhan.
Pada 18 Januari, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan negaranya berharap dapat mengatasi kesulitan pada F-16 dengan Washington DC. Ankara mencatat bahwa pembelian itu sejalan dengan kepentingan strategis bersama kedua negara.
Pada April 2021, AS mengeluarkan Turki dari program pembangunan F-35 setelah Ankara membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, Turki telah menerima tawaran AS untuk membeli jet F-16 sebagai gantinya, yang berada satu generasi di belakang F-35.
Kongres AS telah memperdebatkan apakah akan memasukkan pembatasan penjualan jet dalam anggaran pengeluaran pertahanan tahunannya untuk tahun fiskal 2023. Sementara Departemen Luar Negeri AS telah berusaha meyakinkan anggota parlemen bahwa kesepakatan itu sejalan dengan kepentingan Washington DC.