Turki Kembali Kerahkan Kapal Eksplorasi Laut Mediterania, Uni Eropa Bereaksi

Ahmad Islamy Jamil
Kapal eksplorasi milik Turki, Oruc Reis, berlayar di Perairan Mediterania yang disengketakan dengan Yunani. (Foto: Ist.)

“Kami menganggap bahwa Turki perlu terlibat aktif dalam mencari solusi dan tidak terlibat dalam perilaku negatif,” ujarnya.

Para pemimpin Uni Eropa akan bertemu di Brussels, Belgia, pada Kamis (15/10/2020) dan Jumat (16/10/2020) untuk fokus membahas isu Brexit dan upaya untuk mengatasi perubahan iklim. Akan tetapi, Borrell mengatakan, mereka juga akan melihat perkembangan terbaru dengan Turki.

Menteri Luar Negeri Yunani, Nikos Dendias mengatakan, dia telah memberi pengarahan kepada para menlu Uni Eropa di Luksemburg tentang tindakan Turki di sekitar Kastellorizo—sebuah pulau Yunani yang terletak hanya dua kilometer di lepas pantai Turki.

“Turki bertindak sebagai pengganggu perdamaian dan stabilitas di kawasan. Itu melanggar hukum internasional, itu bertentangan dengan semua kesimpulan Dewan Eropa,” kata Dendias kepada wartawan di Luksemburg.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki di Hambalang, Ini yang Dibahas 

57 tahun lalu

Deretan Hasil Diplomasi Prabowo: Gabung BRICS hingga Tarif 0 Persen ke Uni Eropa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal