Turki: Israel Bujuk AS agar Tolak Gencatan Senjata dengan Iran

Anton Suhartono
Turki menuduh Israel membujuk Amerika Serikat agar menolak kesepakatan gencatan senjata apa pun dengan Iran (Foto: AP)

ANKARA, iNews.id - Turki menuduh Israel membujuk Amerika Serikat (AS) agar menolak kesepakatan gencatan senjata apa pun dengan Iran. Oleh karena itu perang tak akan berakhir setidaknya dalam 2 hingga 3 pekan mendatang.

Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengatakan eskalasi di Teluk Persia tak bisa segera berakhir karena AS menjadi faktor penentu.

"Ada asumsi bahwa perang di Teluk Persia akan berlangsung 2 hingga 3 minggu lagi. Tidak diragukan lagi, faktor penentunya adalah sikap AS," ujarnya, kepada stasiun televisi TRT Herber, dikutip Minggu (22/3/2026).

Menurut Fidan, Israel berusaha memengaruhi AS dan mencegah tercapainya gencatan senjata atau perdamaian dalam waktu dekat.

Sikap AS dan Israel, lanjut Fidan, semakin berbeda seiring semakin parahnya konflik sehingga negosiasi tidak mungkin dilakukan saat ini.

"Tapi kita tidak bisa mengesampingkan kemungkinan gencatan senjata singkat, ketika negosiasi dimulai. Namun jika tidak ada hasil yang dicapai, perang akan berlanjut. Israel mengejar kebijakan untuk memperpanjang perang selama mungkin guna menimbulkan kerusakan maksimal terhadap Iran," kata Fidan.

Dia menegaskan, dalam perang ini, Israel tidak menginginkan perdamaian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 menit lalu

Netanyahu Posting Video Lagi, Netizen Soroti Manset Kemeja: Ini AI!

Internasional
44 menit lalu

Kantor Netanyahu Rilis Video Lagi, Netizen: Seperti Video 'Mengenang Kematian'

Internasional
2 jam lalu

Sri Lanka Tolak Izin Mendarat 2 Jet Tempur AS Bawa Rudal

Internasional
2 jam lalu

Respons Trump, Iran Balik Ancam Akan Hancurkan Semua Fasilitas AS di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal