Turki Blokir Instagram, Dulu Ternyata Juga Pernah Blokir YouTube 3 Tahun!

Ahmad Islamy Jamil
Gambar udara yang diambil dengan drone menunjukkan bendera Turki besar berkibar di Bukit Camlica di Istanbul, Turki, 23 April 2021. (Foto: EPA)

Turki juga menetapkan hari berkabung nasional untuk Haniyeh pada Jumat ini. Bendera-bendera Turki pun dikibarkan setengah tiang di seluruh negeri. 

Turki memiliki rekam jejak menyensor media sosial dan situs web. Menurut organisasi nirlaba Freedom of Expression Association, ada ratusan ribu domain yang diblokir di negara itu sejak 2022. Turki dulu juga pernah memblokir platform berbagi video YouTube dari 2007 hingga 2010.

Sementara penyensoran konten-konten terkait Haniyeh dan Hamas oleh Meta, perusahaan yang membawahi Instagram, telah berlangsung sejak meletusnya perang di Gaza pada 7 Oktober lalu. Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim bahkan sudah berulang kali mengungkapkan kekesalannya lantaran beberapa postingannya yang memuat tentang Haniyeh dihapus secara sepihak begitu saja oleh Instagram. 

Karenanya, tak sedikit kalangan menilai Instagram dan Meta bertindak tak ubahnya lembaga sensor zionis Israel.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Reza Arap Tak Percaya Dipilih Siarkan Piala AFF 2026: Saya Sangat Terhormat!

2 hari lalu

Tak Hanya Tayang di TV, Piala AFF 2026 Bisa Disaksikan di YouTube Reza Arap

6 hari lalu

Temon Meninggal Dunia, Instagram Banjir Air Mata dan Ucapan Belasungkawa

8 hari lalu

Netizen Heboh! Trump Disambut Karpet Biru, bukan Merah di Turki

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal