Tuntutan Tak Dipenuhi, Bos Geng Haiti Ancam Bunuh Para Misionaris Kristen asal Amerika

Ahmad Islamy Jamil
Sebanyak 17 misionaris asal AS dan Kanada, beserta anggota keluarga mereka, diculik di Haiti. (Foto: Reuters)

PORT-AU-PRINCE, iNews.id – Bos geng kriminal yang menculik sekelompok misionaris Kristen asal Amerika Serikat beberapa waktu lalu, menyampaikan pesan lewat sebuah video yang diunggah di YouTube, Kamis (21/10/2021). Lewat video itu, dia menyatakan tak akan segan-segan membunuh para sandera jika tuntutannya tak dipenuhi.

Pria yang berbicara dalam video itu tampak mengenakan setelan berwarna ungu. Di Haiti, dia dikenali dengan alias Lamo Sanjou, pemimpin geng 400 Mawozo. Pihak berwenang di negara itu sebelumnya memang telah menduga geng tersebut berada di balik penculikan para misionaris AS pada akhir pekan lalu.

“Jika saya tidak juga menemukan apa yang saya butuhkan, orang-orang Amerika (para sandera) ini, saya lebih baik membunuh mereka semua, dan saya akan menodongkan senjata besar di kepala mereka masing-masing,” kata pria dalam video itu.

Reuters tidak dapat secara independen mengonfirmasi kebenaran video atau kapan rekaman audio visual itu dibuat. Departemen Luar Negeri AS juga belum menanggapi permintaan untuk mengomentari keaslian video tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
4 jam lalu

Iran Respons Proposal AS untuk Akhiri Perang, Begini Tanggapan Trump

Internasional
2 hari lalu

Kilang Minyak AS di Lousiana Meledak, Penyebab Masih Misterius

Internasional
2 hari lalu

Konflik AS-Iran Pecah Lagi, Trump: Iran Permainkan Kita!

Internasional
2 hari lalu

Mengejutkan, Sebagian Besar Warga Spanyol Yakin AS-Israel Kalah Perang Lawan Iran

Internasional
2 hari lalu

Harga Minyak Mentah Melonjak usai AS-Iran Saling Serang di Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal