Trump Usir Imigran Somalia dari Amerika, Sebut Tak Berguna

Anton Suhartono
Donald Trump melontarkan pernyataan keras terhadap komunitas imigran Somalia (Foto: Gedung Putih)

Gubernur dari beberapa negara bagian serta para pakar imigrasi mengecam retorika Trump, menyebutnya sebagai upaya menebar ketakutan dan sentimen rasial terhadap warga Somalia. 

Mereka menegaskan pernyataan presiden berpotensi memperburuk diskriminasi, merusak hubungan komunitas, dan menstigmatisasi warga imigran yang selama puluhan tahun telah menjadi bagian dari masyarakat Amerika.

Trump juga disebut meningkatkan serangannya setelah tuduhan tidak berdasar dari aktivis konservatif Christopher Rufo yang dimuat majalah City Journal. Rufo tanpa bukti menuduh sebagian dana program sosial di Minnesota mengalir ke kelompok militan Al Shabab di Somalia.

Serangan Politik terhadap Ilhan Omar

Pernyataan Trump ini juga dianggap kelanjutan dari kritik lamanya terhadap Ilhan Omar, anggota DPR AS asal Minnesota yang merupakan imigran Somalia. Omar telah menjadi target serangan politik Trump selama bertahun-tahun, dan langkah terbarunya dinilai sebagai cara menekan komunitas yang dianggap dekat dengan politisi Partai Demokrat tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

57 tahun lalu

AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal