Trump Ungkit Hadiah Nobel Perdamaian Lagi, Sebut Norwegia Bodoh

Anton Suhartono
Donald Trump mengkritik keras Norwegia karena tidak menghadiahkan Nobel Perdamaian 2025 kepadanya (Foto: AP)

Direktur Komunikasi Gedung Putih Steven Cheung saat itu mengatakan, Komite Nobel lebih memprioritaskan politik daripada perdamaian setelah mengumumkan Machado sebagai pemenang.

"Komite Nobel membuktikan bahwa mereka mengutamakan politik daripada perdamaian," tulis Cheung, di media sosial X.

Namun Cheung menegaskan Trump akan terus berusaha mendamaikan konflik di seluruh dunia dan mengakhiri perang walaupun tanpa Hadiah Nobel Perdamaian.

Komite Nobel menjelaskan telah menutup pengajuan nominasi sejak Januari 2025, bulan yang sama saat Trump dilantik sebagai presiden, sehingga namanya tidak masuk dalam bursa. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 menit lalu

Trump: Setelah Iran, Kuba!

Internasional
52 menit lalu

NATO Bantah Terlibat Perang AS-Israel Vs Iran

Internasional
1 jam lalu

AS Tak Terpengaruh Perang Timteng, Pasokan Minyak Aman meski Selat Hormuz Diblokade

Internasional
2 jam lalu

Iran Siapkan 1 Juta Pasukan Hadapi Perang Darat Lawan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal