Trump Tuduh Rusia dan China Diam-Diam Uji Coba Senjata Nuklir

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan AS harus menguji coba senjata nuklir karena negara-negara lain secara diam-diam juga melakukannya (Foto: AP)

"Jika Anda perhatikan, Korea Utara terus-menerus melakukan uji coba. Negara-negara lain juga melakukan uji coba. Kita adalah satu-satunya negara yang tidak melakukan uji coba," tuturnya.

Korut terakhir kali melakukan uji coba senjata nuklir pada 2017 yang memicu sanksi internasional terbaru.

Trump lalu mengalihkan perhatian ke China dengan mengatakan berdasarkan informasi yang diterimanya, China juga melakukan uji coba nuklir.

Meski demikian Trump juga mengatakan isu perlucutan senjata nuklir harus ditangani dan AS akan membahas isu tersebut dengan Rusia maupun China.

"Kita memiliki lebih banyak senjata nuklir daripada negara lain. Saya kira kita harus melakukan sesuatu tentang denuklirisasi, dan saya sudah membahasnya dengan Presiden (Rusia, Vladimir) Putin dan Presiden (China) Xi (Jinping)," katanya.

Trump lalu menutup pernyataannya soal nuklir dengan nada ancaman bahwa AS sanggup meledakkan dunia dengan senjata-senjata yang dimilikinya.

"Kita memiliki cukup senjata nuklir untuk meledakkan dunia 150 kali. Rusia memiliki banyak senjata nuklir dan China akan memiliki lebih banyak lagi," kata Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS kembali Serang Iran, Teheran Hujani Qatar hingga UEA dengan Rudal dan Drone

57 tahun lalu

Iran: Israel Tak Akan Luput dari Pembalasan

57 tahun lalu

Ungkap Rencana Pembunuhan, Trump: 1.000 Rudal Disiapkan Serang Iran

57 tahun lalu

Kesaksian Pilot Jet Tempur F-15 AS: Drone-Drone Iran seperti Ranjau Darat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal