Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!

Anton Suhartono
t Donald Trump kembali mengancam Iran setelah serangan militer AS pada Rabu (10/6) (Foto: AP)

DUBAI, iNews.id - Presiden Amerika SerikatDonald Trump mengancam Iran setelah serangan militer AS pada Rabu (10/6/2026) dini hari. Dalam posting-an di media sosial Truth Social, Trump menyebut Iran terlalu lama untuk mencapai kesepakatan damai.

Oleh karena itu, lanjut Trump, Iran harus membayar dengan harga mahal atas keputusannya itu.

"Si pengganggu Timur Tengah telah mati!!! Mereka terlalu lama bernegosiasi untuk mencapai kesepakatan yang akan menguntungkan mereka, sekarang mereka harus membayarnya," tulisnya.

Hal senada disampaikan Duta Besar AS untuk NATO Matthew Whitaker, Trump akan mengerahkan seluruh potensi militer AS jika Iran enggan menyepakati perundingan damai pada waktu yang ideal.

"Jika Iran tidak bersedia membuat kesepakatan dalam jangka waktu bijaksana, maka dia (Trump) akan menggunakan seluruh kekuatan militer yang luar biasa, yang dimiliki AS, untuk, Anda tahu, membuat situasi di mana Iran akan membuat kesepakatan," kata Whitaker, kepada Fox News.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

57 tahun lalu

AS Sebut Iran Bisa Hidup Senang jika Penuhi Syarat-Syarat Ini, Apa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal