Trump Tepis Anggapan Elon Musk Ambil Alih Jabatan Presiden AS

Anton Suhartono
Donald Trump menepis anggapan Elon Musk memegang kendali kebijakannya (Foto: AP)

"Anda tahu mengapa dia tidak bisa menjadi (presiden)? Dia tidak lahir di negara ini," ujar Trump.

Musk lahir di Afrika Selatan, dinobatkan sebagau orang terkaya di dunia berdasarkan Majalah Forbes.

Dia secara blak-blakan mengaku sebagai pendukung Trump usai percobaan pembunuhan pada Juli di Butler, Pennsylvania. Sejak itu Musk membantu Trump, termasuk menghabiskan ratusan juta dolar AS, untuk memenangkannya dalam pilpres.

Setelah memenangkan pilpres AS, Trump menunjuk sang miliarder memimpin Departemen Efisiensi Pemerintah (DOGE) yang bertugas mengevaluasi serta memangkas birokrasi serta anggaran pemerintah.

Namun DOGE disebut sebagai panel penasihat independen, bukan badan resmi pemerintah. Ruang lingkupnya juga belum ditentukan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar untuk Trump Diuji Terbang

57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal