“Anda lihat di sepanjang pantai, Anda akan melihat kapal-kapal Rusia dan China di mana-mana,” kata Trump.
Menariknya, Trump menepis anggapan bahwa niatnya merebut Greenland didorong oleh kekayaan sumber daya alam atau cadangan energi di pulau tersebut. Dia mengklaim AS sudah memiliki sumber daya alam yang berlimpah.
Trump juga mengkritik Denmark yang dinilainya tidak mengalokasikan anggaran cukup untuk melindungi Greenland. Menurut dia, jumlah penduduk yang sangat sedikit membuat pulau itu rentan terhadap ancaman eksternal.
“Mereka memiliki penduduk sangat sedikit. Mereka bilang itu Denmark, tapi Denmark tidak mengeluarkan uang sepeser pun. Mereka tidak mendapat perlindungan militer,” katanya.
Ambisi Trump untuk menguasai Greenland bukan hal baru. Rencana ini pertama kali mencuat pada periode pertama masa kepresidenannya. Kini, di periode kedua, Trump semakin agresif dengan mengerahkan sejumlah pejabat penting AS ke wilayah tersebut, termasuk Wakil Presiden JD Vance dan Menteri Energi Chris Wright.