Trump Tak Ajak Netanyahu Bahas Dewan Perdamaian Gaza, Pejabat AS: Biar Dia Urus Iran!

Anton Suhartono
Pemerintahan Donald Trump mengesampingkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pembahasan komposisi Dewan Perdamaian Gaza (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump secara terang-terangan mengesampingkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pembahasan komposisi Dewan Perdamaian Gaza. Keputusan itu bukan tanpa alasan. Pejabat senior AS menyebut Netanyahu sebaiknya fokus mengurusi Iran, sementara Washington menangani Gaza dengan caranya sendiri.

Langkah Trump ini memicu protes dari Netanyahu, yang menolak komposisi anggota dewan eksekutif karena ditetapkan tanpa melalui diskusi dengannya. Namun, keberatan tersebut tidak menggoyahkan sikap Gedung Putih.

Portal berita Axios, mengutip sumber pejabat AS, melaporkan pemerintahan Trump tetap melanjutkan pembentukan Dewan Perdamaian Gaza, terlepas dari penolakan Netanyahu.

Menurut pejabat tersebut, jika Israel memercayakan penanganan Gaza kepada AS, maka Washington berhak menjalankannya sesuai strateginya.

“Jika dia ingin kita yang menangani Gaza, maka harus dengan cara kita. Kita sudah membujuknya. Biarkan dia fokus pada Iran dan biarkan kita menangani Gaza,” ujarnya, dikutip Minggu (18/1/2026).

Pemerintahan Trump juga menegaskan tidak akan membuang energi untuk berdebat dengan Netanyahu. Masing-masing pihak disebut memiliki agenda politik dan keamanan yang berbeda.

“Dia akan menjalankan politiknya dan kita akan terus maju dengan rencana ini. Dia benar-benar tidak bisa melawan kita,” kata pejabat tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Ketum PBNU Beri Pesan ke Prabowo agar Tak Terbawa Arus Rugikan Palestina 

Nasional
6 jam lalu

Prabowo Sampaikan Strategi RI Bela Palestina lewat Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Nasional
7 jam lalu

MUI Sebut Prabowo Janji Keluar dari Dewan Perdamaian Bentukan Trump, asal...

Internasional
38 menit lalu

Penasihat Trump: Menyerang Iran saat Ini Kesalahan Besar!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal