Trump pada April lalu mengumumkan tarif dasar 10 persen kepada ratusan negara mitra dagang AS. Puluhan negara di antaranya mendapat tambahan tarif lagi dengan besaran berariasi, tertinggi mencapai 50 persen.
Namun, Trump menunda pemberlakuannya, kecuali tarif dasar 10 persen, selama 90 hari yang akan berakhir pada 9 Juli mendatang. Tujuannya adalah memberi lebih banyak waktu bagi negara-negara bersangkutan untuk melakukan negosiasi.
Trump juga mengatakan besaran tarif terbaru bisa lebih kecil bahkan lebih tinggi dibandingkan yang dia umumkan pada April lalu. Angka tertinggi sekitar 70 persen. Tarif baru tersebut akan berlaku mulai 1 Agustus.
Mulanya Trump dan para pejabat AS membuka negosiasi dengan sejumlah negara mengenai besaran tarif. Namun Trump kecewa dengan proses itu karena berulang kali mengalami kemunduran, termasuk dengan mitra dagang utama, seperti Jepang dan Uni Eropa.
Oleh karena itu Trump mengubah formatnya dengan mengirim surat langsung kepada negara-negara mitra dagang.