Trump 'Serang' Iran dengan Jatuhkan Sanki Baru

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump. (Foto: AFP)

AS, Jerman, Inggris, Prancis, Rusia, China, dan Uni Eropa menandatangani perjanjian dengan Iran pada 2015 yang meringankan sanksi internasional dengan imbalan Iran membatasi program nuklirnya.

Satu tahun yang lalu, Trump menarik diri dari perjanjian itu, menyebut kesepakatan itu terburuk dalam sejarah. Dia mengatakan perjanjian itu seharusnya juga mengekang program rudal balistik Iran dan apa yang dianggap sebagai kegiatan jahat Iran di wilayah tersebut.

Negara-negara lain tetap berada dalam kesepakatan nuklir -yang secara teknis dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA)- dan berusaha memberi Iran insentif ekonomi yang cukup untuk menjaga perjanjian itu tetap bertahan.

Awal pekan ini, AS mengumumkan penyebaran kapal induk dan pengebom B-52 ke Timur Tengah untuk melawan apa mereka sebut ancaman Iran terhadap pasukan AS di kawasan itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Sebut Aset Iran Akan Dikendalikan AS, Ini Respons Keras Teheran

57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal