Trump Sebut Rusia Akan Kirim Nuklir ke Iran, Begini Jawaban Tegas Moskow

Anton Suhartono
Dmitry Medvedev menegaskan Rusia tetap berpegang pada Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir sehingga tak akan mengirim nuklir kepada Iran (Foto: AP)

Medvedev juga memperingatkan semua pihak yang berupaya menggunakan retorika senjata nuklir. Rusia, kata dia, sudah berpengalaman diawasi program nuklirnya. 

"Kita jelas tidak boleh berdebat tentang siapa yang memiliki lebih banyak senjata nuklir," ujarnya, seperti dilaporkan kembali Anadolu.

Dia juga menyuarakan kekhawatiran tentang masa depan perjanjian pengendalian nuklir New START antara Rusia dan AS. Saat ini perjanjian masih berlaku, namun terancam batal di masa depan. 

"Pertanyaannya adalah, apa yang akan terjadi selanjutnya?" ujarnya.

Pernyataan itu diampaikan Medvedev untuk merespons kritikan Presiden AS Donald Trump yang mengatakan beberapa negara siap memasok hulu ledak nuklir ke Iran.

Dalam komentarnya di media sosial Truth Social, Trump mempertanyakan apakah benar Medvedev membahas pasokan senjata nuklir ke Iran.

Trump menyebut, seorang pejabat Rusia dengan santai melontarkan kata 'N' (nuklir) dan bersama beberapa negara lain akan memasok hulu ledak nuklir ke Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Trump Klaim Bikin Iran Tak Berkutik: Kita Hancurkan Rudal Iran

57 tahun lalu

Trump: AS Tak Akan Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal