Trump Sebut Partai Republik Bakal Kalah dalam Pemilu Paruh Waktu: Saya Tak Tahu Kenapa

Anton Suhartono
Donald Trump memperkirakan Partai Republik akan kalah dalam pemilu paruh waktu yang berlangsung pada November mendatang (Foto: AP)

Trump dituduh menyalahgunakan kekuasaan dengan memaksa presiden Ukraina menyelidiki calon pesaingnya dalam Pilpres AS, Joe Biden. Ini salah satunya terkait bisnis putra Biden di Ukraina. 

Sementara tuduhan kedua, Trump disebut menolak bekerja sama dalam penyelidikan pemakzulan, melarang staf untuk bersaksi, serta menahan bukti dokumentasi.

Namun pemakzulan tersebut gagal menggulingkan Trump setelah Senat yang dikuasai Partai Republik melindunginya. Pemakzulan presiden AS harus disetujui DPR dan Senat.

Pemakzulan kedua berlangsung pada Januari 2021, di pengujung masa jabatan presidennya.

Trump dianggap ikut bertanggung jawab atas kerusuhan di Gedung Capitol pada 6 Januari 2021. Para pendukungnya menggeruduk gedung Kongres tersebut untuk menggagalkan sidang pengesahan kemenangan Joe Biden dalam Pilpres AS 2020.

Sebelum kerusuhan pecah, Trump dituduh menghasut para pendukungnya untuk berunjuk rasa di Gedung Capitol dan membatalkan hasil pilpres yang dinilainya penuh kecurangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
47 menit lalu

Trump Ingin Pastikan Iran Tak Punya Senjata Nuklir

Nasional
10 jam lalu

Prabowo bakal Hadiri Rapat Perdana Dewan Perdamaian Bentukan Trump di AS 

Internasional
14 jam lalu

Trump Bakal Kirim Kapal Induk Lagi ke Timur Tengah: 1 Lagi Mungkin Menyusul!

Internasional
18 jam lalu

Iran Mulai Operasikan Rudal Balistik Khorramshahr-4, Peringatan untuk AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal