Trump Sebut Iran Harus Hapus Mimpi Punya Senjata Nuklir, Ancam Serangan Militer 

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan Iran harus menghapus mimpi untuk memiliki senjata nuklir (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan Iran harus menghapus mimpi untuk memiliki senjata nuklir. Perundingan nuklir antara kedua negara yang berlangsung di Oman pada Sabtu pekan lalu berjalan dengan baik, namun masih terlalu dini untuk mencapai hasil.

Trump mengulangi ancamannya bahwa Iran akan menghadapi konsekuensi sangat berat jika tidak menghentikan ambisi nuklirnya. AS mungkin akan menyerang fasilitas nuklir Iran.

Trump menuduh Iran sengaja menunda kesepakatan nuklir dengan AS sehingga bisa mencapai level pengayaan uranium untuk membuat senjata nuklir.

"Saya kira mereka memanfaatkan kita. Iran harus menyingkirkan konsep senjata nuklir. Mereka tidak bisa memiliki senjata nuklir," kata Trump, seperti dikutip dari Reuters, Selasa (15/4/2025).

Saat ditanya wartawan, apakah opsi yang akan dipilih AS jika perundingan gagal mencapai kesepakatan mencakup serangan militer terhadap fasilitas nuklir Iran, Trump menjawab, "Tentu saja."

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal