Menurut Trump, konflik berkepanjangan di Jalur Gaza telah sepenuhnya berakhir, namun masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memastikan stabilitas dan pembangunan kembali wilayah tersebut.
Trump menambahkan pemerintahan teknokratis baru di Jalur Gaza akan segera mulai bekerja sebagai bagian dari kesepakatan damai antara Israel dan Hamas. Dia menilai langkah itu sebagai tonggak penting menuju stabilitas kawasan.
“Kita akan melihat masa depan yang lebih damai dan produktif bagi rakyat Palestina dan Israel,” katanya.
Lawatan ke Kairo
Selama di Timur Tengah, Trump dijadwalkan mengikuti KTT Perdamaian Gaza di Mesir bersama para pemimpin negara Arab dan Muslim.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya AS memantapkan posisi sebagai mediator utama dalam proses rekonstruksi Gaza dan konsolidasi politik pascaperang. Trump menutup pernyataannya dengan optimisme tinggi.
“Ini adalah awal dari babak baru bagi Timur Tengah. Dunia akan melihat apa yang bisa dicapai ketika semua pihak benar-benar menginginkan perdamaian,” ujarnya.
Selain itu dia akan menyampaikan pidato di parlemen Israel Knesset.