Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Iran: Kami Tak Minta!

Anton Suhartono
Iran menegaskan tak meminta kepada AS untuk memperpanjang gencatan senjata (Foto: AI)

TEHERAN, iNews.id - Iran menegaskan tak meminta kepada Amerika Serikat (AS) untuk memperpanjang gencatan senjata. Kedua negara menyepakati gencatan senjata selama 2 minggu yang berakhir pada Rabu (22/4/2026).

Kantor berita Iran Tasnim, mengutip keterangan sumber pejabat pemerintah, melaporkan belum ada pengajuan apa pun kepada AS untuk memperpanjang gencatan senjata. Namun Presiden Donald Trump secara sepihak mengumumkannya pada Selasa (21/4/2024).

Trump mengatakan di akun Truth Social, AS akan memperpanjang gencatan senjata dengan Iran sampai Teheran mengajukan proposal damai. Meski demikian, AS tetap memberlakukan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran di Selat Hormuz.

Menurut Trump, keputusan untuk memperpanjang gencatan senjata merupakan permintaan pejabat militer Pakistan Asim Munir dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif.

Perpanjangan tersebut akan memberi Iran waktu bagi Iran untuk mengajukan "proposal terpadu."

Trump juga mengklaim ada perpecahan di internal pemerintahan Iran mengenai perundingan damai putaran kedua.

"Berdasarkan fakta bahwa Pemerintah Iran sangat terpecah belah, yang tidak mengejutkan, dan atas permintaan Marsekal Lapangan Asim Munir dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif dari Pakistan, kami telah diminta untuk menunda serangan terhadap Iran sampai para pemimpin dan perwakilan mereka mengajukan proposal yang terpadu," tulis Trump.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Negara-Negara Arab Sahkan Resolusi Tuntut Ganti Rugi Perang ke Iran, Ini Isinya

Internasional
3 jam lalu

Trump Perpanjang Gencatan Senjata, Iran malah Siap Perang Lagi

Internasional
3 jam lalu

Giliran Negara-Negara Arab Tuntut Ganti Rugi kepada Iran, Tuduh Langgar Hukum Internasional

Internasional
4 jam lalu

Ini Penyebab Negosiasi AS-Iran Buntu versi Mantan Diplomat AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal