Lebih lanjut Trump menuduh pemerintah Panama memberikan kendali pengoperasian terusan itu ke China.
"Lihat, Terusan Panama sangat penting bagi negara kita. Itu dioperasikan oleh China. Kita memberikan Terusan Panama kepada Panama, bukan memberikannya untuk China. Mereka telah menyalahgunakannya. Itu seharusnya tidak dilakukan," tutur politikus Partai Republik itu.
Trump pada 22 Desember lalu mengatakan akan merebut kembali pengoperasian Terusan Panama. Alasannya, kapal-kapal dagang AS harus membayar dengan harga mahal untuk melintasinya. Padahal kanal itu dibangun oleh AS.
Mengomentari ancama itu, Presiden Panama Jose Raul Mulino menegaskan, Terusan Panama sepenuhnya milik negaranya berdasarkan perjanjian tahun 1977. Selain itu, kedaulatan negara tidak bisa dikompromikan.
"Setiap meter persegi Terusan Panama dan daerah sekitarnya adalah milik Panama dan akan terus menjadi milik Panama. Kedaulatan dan kemerdekaan negara kami tidak dapat dinegosiasikan," kata Mulino, saat itu.