Trump Murka Spanyol Tak Izinkan Pangkalannya Digunakan untuk Serang Iran

Anton Suhartono
Donald Trump mengancam akan menghentikan kerja sama perdagangan dengan Spanyol karena tak mengizinkan pangkalannya digunakan menyerang Iran (Foto: AP)

Trump dan Menteri Keuangan Scott Bessent mengklaim pemerintah AS punya payung hukum untuk memberlakukan embargo terhadap produk yang diimpor dari Spanyol. Namun, Perwakilan Perdagangan AS Jamieson Greer tidak memberikan jawaban pasti ketika ditanya oleh Trump tentang pandangannya mengenai rencana tersebut.

"Kita akan membicarakannya dengan Anda. Anda punya kewenangan yang kuat sebagaimana telah ditegaskan oleh Mahkamah Agung. Kami tahu Anda dapat menggunakannya. Dan jika Anda menerapkan demi menjamin keamanan nasional dan ekonomi, kita akan melakukannya," kata Greer, di kesempatan yang sama.

Sebelum itu, Trump mengungkapkan kekecewaan terhadap pemerintah Spanyol karena menolak untuk meningkatkan anggaran pertahanan menjadi 5 persen dari produk domestik bruto (PDB), berbeda dengan banyak negara Eropa.

Trump dalam beberapa kesempatan juga menyerukan agar Spanyol menghadapi hukuman ekonomi.

Uni Eropa memberlakukan pergerakan bebas terhadap barang di antara 27 negara anggota blok ekonomi tersebut. Ini akan mempersulit upaya untuk memberlakukan pembatasan perdagangan pada satu negara anggota saja.

Sementara itu Pemerintah Spanyol menegaskam, jika AS ingin meninjau kembali hubungan perdagangan dengan negaranya, mereka harus menghormati otonomi perusahaan swasta, hukum internasional, dan perjanjian bilateral antara Uni Eropa dan AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Timnas Iran Tiba di AS setelah Kesepakatan Damai Diumumkan, Ketegangan Politik Belum Berakhir

57 tahun lalu

Tragis! Pesawat Bawa Penerjun Payung Jatuh, 12 Orang Tewas

57 tahun lalu

Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS

57 tahun lalu

FIFA Bayar Penuh Omar Artan, Wasit Piala Dunia 2026 asal Somalia yang Diusir dari AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal