Trump Menang, Puluhan Ribu Pejuang Hizbullah Siap Perang Darat Lawan Israel

Anton Suhartono
Naim Qassem menegaskan puluhan ribu pejuang Hizbullah siap perang melawan Israel di Lebanon selatan (Foto: ISNA)

BEIRUT, iNews.id - Hizbullah menegaskan puluhan ribu pejuang siap berperang melawan Israel. Hasil Pilpres Amerika Serikat (AS) yang dimenangkan Donald Trump diyakini tidak akan memengaruhi perang di Lebanon, bahkan mungkin memperburuk.

Pemimpin Hizbullah Naim Qassem menegaskan, tidak ada tempat di Israel yang terlarang untuk diserang. Peringatan ini disampaikan setelah militer Israel menyerang markas Hizbullah di Beirut usai mengeluarkan peringatan evakuasi.

"Kami memiliki puluhan ribu pejuang terlatih," kata Qassem, dalam pidato melalui video, memperingati 40 hari kematian pendahulunya, Hassan Nasrallah, seperti dikutip dari AFP.

Pidato tersebut disiarkan setelah kemenangan Trump dalam pilpres AS, meski telah direkam sebelumnya.

Qassem juga menegaskan hasil pertarungan Trump dengan Kamala Harris tidak akan berdampak pada kemungkinan kesepakatan gencatan senjata untuk Lebanon. Hizbullah tidak menggantungkan harapan pada penghentian agresi Israel dampak dari perkembangan politik di AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Irlandia Hukum Menteri Israel Ben Gvir dan Smotrich Buntut Penyiksaan Aktivis GSF

57 tahun lalu

Laga Albania Vs Israel Chaos: Diwarnai Selebrasi Provokatif, Tamparan, hingga Lemparan Sepatu

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal