Trump Klaim Hamas Ikut Dukung Upaya Perdamaian, Sejarah Baru di Timur Tengah?

Anton Suhartono
Donald Trump mengklaim Hamas ikut terlibat dalam proses diplomasi bersama negara-negara Arab guna mencapai perdamaian di Timur Tengah (Foto: AP)

Trump juga menegaskan tidak akan membiarkan Israel mencaplok Tepi Barat, sebuah langkah yang selama ini menjadi kekhawatiran utama negara-negara Arab.

Diplomasi Intensif

Upaya ini didukung utusan khusus Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, serta menantunya Jared Kushner. Keduanya telah bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di New York pada Minggu (28/9/2025) untuk menjembatani perbedaan prinsip antara Washington dan Tel Aviv.

Hari ini, Trump dijadwalkan kembali bertemu Netanyahu guna membahas lebih rinci proposal tersebut.

Jika klaim Trump benar bahwa Hamas bersedia ikut dalam jalur diplomasi, hal ini bisa menjadi titik balik bersejarah. Pasalnya, selama ini kelompok perlawanan Palestina tersebut kerap diposisikan sebagai penghalang utama perdamaian oleh AS dan Israel.

Namun, banyak pengamat menilai masih terlalu dini menyebut keterlibatan Hamas sebagai konsensus nyata. Tantangan terbesar adalah bagaimana memastikan semua pihak, termasuk Israel dan dunia Arab, benar-benar berada di jalur yang sama menuju perdamaian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Menlu Rusia: AS Terlibat Langsung dalam Perang Ukraina!

3 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

4 jam lalu

Presiden Nikaragua Daniel Ortega Hapus Pemilu di Negaranya, Ini Alasannya

4 jam lalu

Menteri PU soal Nama Istri-Anak di Surat Kunker AS: Cuma untuk Urus Visa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal