Trump yakin bisa mendapat uranium tersebut meski terkubur di reruntuhan fasilitas nuklir bawah tanah Iran yang hancur dalam serangan pada Juni 2025. Dia berikeras Iran tak boleh melanjutkan program pengayaan uranium, sekalipun untuk tujuan damai.
"Kita menjatuhkan bom, setiap bom itu jatuh… seluruh gunung runtuh di atas lokasi itu… Mereka menyaksikan pada awalnya, dan mereka mengatakan tidak mungkin siapa pun dapat mencapai debu nuklir itu, tapi saya lebih suka untuk mendapatkannya," ujarnya.
Trump melanjutkan, apa pun akan dilakukan untuk mendapatkan uranium tersebut, sehingga Iran tak bisa menggunakannya lagi.
Dalam posting-an di Truth Social, Trump menyebut operasi militer terhadap Iran akan berlanjut. Dia mulanya menjelaskan keberhasilannya dalam memimpin AS di periode kedua, termasuk melakukan operasi militer di Venezuela.
"Amerika Serikat telah menunjukkan kepada dunia selama 16 bulan yang spektakuler di bawah pemerintahan Trump, mencakup pasar saham dan dana pensiun 401K yang mencapai rekor tertinggi sepanjang masa, kemenangan militer dan hubungan yang berkembang di Venezuela, penghancuran militer Iran (bersambung!)," kata Trump.
Dia tak menjelaskan secara rinci mengenai kata "bersambung" tersebut.