Trump kepada Putin: AS Ingin Hindari Perlombaan Senjata dengan Rusia dan China

Anton Suhartono
Donald Trump dan Vladimir Putin berbicara lewat telepon membahas negosiasi kontrol senjata (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara melalui sambungan telepon dengan mitranya dari RusiaVladimir Putin, Kamis (23/7/2020).

Menurut Gedung Putih, dalam percakapan tersebut Trump mengatakan kepada Putin bahwa AS berharap untuk menghindari perlombaan senjata dengan Rusia dan China.

AS dan Rusia diketahui sedang mempersiapkan negosiasi baru untuk menggantikan kesepakatan START lama mengenai pembatasan persenjataan nuklir kedua negara. Dalam perkembangannya, AS ingin China ikut serta dalam kesepakatan tersebut mengingat kemajuan yang dicapai negara itu dalam mengembangkan persenjataannya. Selama ini perhatian hanya ditujukan kepada AS dan Rusia.

Namun China menolak permintaan pemerintahan Trump untuk bergabung dalam pembicaraan dengan alasan persenjataannya masih jauh lebih kecil dibandingkan dua adidaya.

"(Trump) Menegaskan kembali harapannya untuk menghindari perlombaan senjata tiga arah yang mahal antara China, Rusia, dan Amerika Serikat serta berharap bisa mencapai negosiasi pengendalian senjata yang akan datang di Wina," kata juru bicara Gedung Putih, dikutip dari AFP, Jumat (24/7/2020).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Media AS Ungkap Israel Berencana Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

57 tahun lalu

Demonstran Bakar Diri hingga Tewas Dekat Markas PBB, Bawa Tulisan: China Keluar dari Tibet!

57 tahun lalu

Horor! Demonstran Bakar Diri hingga Tewas di Depan Markas Besar PBB New York

57 tahun lalu

Trump: AS Tak Akan Gulingkan Rezim Iran, Fokus Senjata Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal