Chen mencatat, di masa kepemimpinan Presiden Barack Obama—di mana Biden menjadi wakil presidennya— AS mendorong terbentuknya “Poros bagi Asia” untuk menantang kebangkitan China. Biden, kata dia, tidak mungkin menantang struktur geopolitik saat ini dari kebuntuan AS-China.
Menurut Chen, Amerika Serikat dan Taiwan memiliki nilai yang sama. “Melihat komentarnya (Biden) dan dukungan untuk Taiwan di masa lalu, kami dapat memercayai dia untuk terus memperkuat hubungan Taiwan-AS,” ucapnya.
Chen mengatakan, meski Biden secara umum dipandang ramah terhadap China, politikus gaek mantan wapres AS dua periode itu juga melontarkan banyak kritik tentang China. “Beberapa orang hanya melihat satu sisi cerita dan mengabaikan sisi lain,” tuturnya.