Trump Ingin Rebut Kanada, PM Trudeau: Tak Akan!

Anton Suhartono
Justin Trudeau menjawab ancaman Donald Trump, tidak mungkin negaranya bergabung dengan Amerika Serikat sebagai negara bagian ke-51 (Foto: AP)

ONTARIO, iNews.id - Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menegaskan tak mungkin negaranya bergabung dengan Amerika Serikat (AS). Pernyataan itu dilontarkan Trudeau di media sosial X merespons ancaman terbaru dari Trump yang disampaikan Selasa (7/1/2025).

"Tidak akan ada peluang sekecil apa pun bagi Kanada untuk menjadi bagian dari Amerika Serikat," kata pria yang baru mengumumkan pengunduran dirinya itu, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (8/1/2025).

Dia menambahkan, warga dari kedua pihak selama ini menikmati manfaat berkat kerja sama erat dalam perdagangan serta keamanan Kanada dan AS.

Dalam konferensi pers di Mar-a-Lagi, Florida, Selasa kemarin, Trump mengulangi ancamannya kepada Kanada yakni akan mengenakan tarif masuk 25 persen terhadap produk-produknya. Trump mengklaim ancaman itu untuk memerangi imigran ilegal serta narkoba.

Kemudian saat ditanya oleh wartawan soal guyonannya akan merebut Kanada, Trump mengatakan selama ini AS memberikan layanan keamanan kepada negara tengganya itu. Oleh karena itu ada alasan yang pantas jika suatu saat Kanada menjadi salah satu negara bagian AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Bill Gates Minta Maaf Berhubungan dengan Predator Seks Jeffrey Epstein: Saya Bodoh!

Internasional
11 jam lalu

Tegas, Rusia Tak Akan Biarkan Iran Sendirian Hadapi Konflik dengan AS

Internasional
13 jam lalu

Iran Rilis Data Resmi Korban Tewas Demonstrasi Rusuh, Segini Jumlahnya

Internasional
13 jam lalu

Mantan Menhan Israel Takut Negaranya Dihujani Rudal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal