Trump Desak Iran Sepakati Perjanjian Nuklir atau Hadapi Serangan Lebih Dahsyat

Anton Suhartono
Donald Trump mendesak Iran membuat kesepakatan senjata nuklir atau menghadapi serangan lebih dahsyat dibandingkan sebelumnya (Foto: AP)

Ancaman Trump itu disampaikan tak lama setelah Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan negaranya tidak akan memulai kembali negosiasi dengan AS selama masih diancam dengan serangan.

Araghchi menegaskan, Iran belum berniat untuk memulai kembali negosiasi selama ancaman serangan tersebut masih ada.

“Tidak ada kontak antara saya dan (utusan Trump Steve) Witkoff dalam beberapa hari terakhir, dan tidak ada permintaan untuk negosiasi yang diajukan dari kami,” kata Araghchi, kepada media pemerintah.

“Sikap kami jelas: Negosiasi tidak berjalan seiring dengan ancaman, dan pembicaraan hanya bisa dilakukan ketika tidak ada lagi ancaman dan tuntutan yang berlebihan,” ujarnya, menegaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
5 jam lalu

Prabowo Diundang Rapat Perdana Dewan Perdamaian Gaza di AS, bakal Hadir?

Internasional
18 jam lalu

Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak

Megapolitan
2 hari lalu

Jelang Final Piala Asia Futsal 2026 Indonesia Vs Iran, Lalin di Sekitar GBK Macet

Internasional
2 hari lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal