Tarif tersebut dihentikan sementara pada Oktober 2025 setelah pertemuan terakhir Trump dengan Xi Jinping, yang berlangsung di Korea Selatan.
Yang menjadi perhatian utama dalam pertemuan mendatang adalah perang AS dan Israel di Iran, yang memaksa pertemuan keduanya tertunda.
Trump diperkirakan akan mendorong China, yang bergantung pada Iran untuk minyak murah, untuk membantu memfasilitasi kesepakatan antara Teheran dan Washington untuk mengakhiri perang tersebut.
China juga menginginkan konflik ini berakhir. Mereka telah membatasi pasokan minyak ke negara tersebut, yang berdampak pada daya beli negara-negara lain di seluruh dunia yang mengimpor barang-barang China.
Namun, cadangan minyak China yang melimpah dan pasokan energi yang beragam telah membantunya sejauh ini dalam mengatasi dampak perang dengan lebih baik daripada banyak negara tetangganya.
Berikut daftar lengkap para eksekutif perusahaan yang akan ikut Trump sebagai bagian dari delegasi resmi AS ke China selain Musk, Cook, dan Fink:
- Dina Powell McCormick, Presiden dan Wakil Ketua Meta
- Kelly Ortberg, Presiden dan Kepala Eksekutif Boeing
- Ryan McInerney, CEO Visa
- Stephen Schwarzman, CEO Blackstone
- Brian Sikes, CEO dan Ketua Cargill
- Jane Fraser, CEO Citi
- Jim Anderson, CEO Coherent
- Henry Lawrence Culp, CEO GE Aerospace
- David Solomon, CEO Goldman Sachs
- Jacob Thaysen, CEO Illumina
- Michael Miebach, Presiden Mastercard.