Trump Ancam Usir Imigran Somalia, Sebut Kata-Kata Rasis

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan tidak ingin imigran Somalia berada di AS (Foto: AP)

Pengumuman tersebut langsung menuai penolakan dari beberapa gubernur negara bagian dan pakar imigrasi. Mereka menganggap pernyataan Trump itu sebagai upaya untuk menebar kecurigaan terhadap warga Somalia di Minnesota.

Trump selama bertahun-tahun juga mengkritik anggota DPR Ilhan Omar, politisi Demokrat dari Minnesota imigran Somalia. Omar dan keluarganya melarikan diri dari perang saudara di Somalia dan sempat menghabiskan beberapa tahun di kamp pengungsi Kenya, sebelum datang ke AS. Saat itu usianya baru 5 tahun saat tiba di Minnesota.

"Kita bisa memilih jalan mana pun, dan kita akan memilih jalan yang salah, jika kita terus menerima sampah terhadap negara kita. Ilhan Omar sampah. Dia sampah. Teman-temannya sampah,” kata Trump.

Trump juga meningkatkan serangannya terhadap warga Somalia setelah Christopher Rufo, aktivis konservatif, membuat tuduhan tidak berdasar yang dimuat majalah City Journal. Dia mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya bahwa uang dari hasil program-program di Minnesota diberikan kepada Al Shabab, kelompok militan Somalia yang terkait dengan Al Qaeda.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selat Hormuz Tegang, Trump Kirim Utusan ke Qatar: Iran Minta Bertemu

57 tahun lalu

Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS

57 tahun lalu

Serangan Pembalasan Iran ke Pangkalan Militer AS Makan Korban, 1 Warga Qatar Tewas

57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal