Di sisi lain, pejabat Iran menilai tidak masuk akal melanjutkan perundingan damai setelah serangan besar Israel ke Lebanon. Ketegangan ini semakin memperumit upaya menuju perdamaian permanen antara kedua negara.
Perbedaan pandangan juga terlihat dalam isu program nuklir Iran. Trump mengklaim Teheran telah menyetujui penghentian pengayaan uranium. Namun Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menegaskan negaranya tetap berhak melanjutkan program tersebut sesuai kesepakatan.
Trump juga menambahkan bahwa tidak akan ada senjata nuklir dalam kesepakatan tersebut, serta menjamin Selat Hormuz akan tetap terbuka dan aman, terlepas dari berbagai pernyataan yang bertentangan.