Trump Ancam Iran Lagi, Negosiasi Buntu Berarti Serangan Jilid 2

Anton Suhartono
Donald Trump mengulangi ancamannya terhadap Iran, akan melancarkan serangan jilid 2 jika negosiasi nuklir buntu (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengulangi ancamannya terhadap Iran. Militer AS akan melancarkan serangan jilid kedua jika negosiasi nuklir berujung buntu.

Serangan fase pertama AS berlangsung pada 22 Juni 2025, menargetkan tiga fasilitas nuklir Iran. Serangan kala itu berlangsung di hari ke-10 perang Iran dengan Israel. 

"Saya akan bicara dengan mereka selama yang saya inginkan, dan kita lihat apakah kita bisa mencapai kesepakatan dengan mereka. Jika tidak, kita harus melanjutkan fase kedua," ujarnya, kepada wartawan di Gedung Putih, dikutip dari Sputnik, Jumat (13/2/2026).

Dia mengklaim serangan kedua ini akan sangat menyulitkan Iran, tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut. 

"Saya tidak menginginkan itu," ujarnya lagi.

Sebelumnya Trump mengatakan, AS harus mencapai kesepakatan dengan Iran. Pasalnya jika tidak ada kesepakatan yang dicapai bisa menyebabkan traumatis.

"Kita harus mencapai kesepakatan, jika tidak, akan sangat traumatis," ujarnya, tanpa memberikan penjelasan lebin rinci.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Israel Gerah AS dan Arab Saudi Teken Perjanjian Nuklir

5 jam lalu

Perang Semakin Sengit, Inggris Mulai Tarik Staf Kedubes dari Iran

5 jam lalu

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Negara-Negara Arab, jika..

6 jam lalu

AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal