Trump pada Minggu (30/3/2025) mengancam Iran bahwa AS akan mengebom Iran dalam skala yanng belum pernah terjadi sebelumnya, jika negara itu tidak mau terlibat dalam negosiasi mengenai program nuklir. Ini merupakan ancaman paling eksplisit mengenai tindakan militer AS sejak Trump menjabat pada bulan Januari.
"Jika mereka tidak mau mencapai kesepakatan akan ada pengeboman. Ini akan menjadi pengeboman yang belum pernah mereka saksikan sebelumnya," kata Trump, dalam wawancara dengan NBC News.
Sebelum itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan pemerintahannya menolak negosiasi program nuklir secara langsung dengan AS. Dia juga membenarkan bahwa pemerintah Iran telah mengirim surat jawaban kepada Trump.
Pada awal Maret Trump mengirim surat kepada pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei untuk melakukan perundingan langsung.
Isi surat balasan Iran adalah menolak perundingan secara langsung yang menggunakan tekanan.