Tim penyelamat tidak bisa memasuki pipa saluran pembuangan tersebut karena derasnya aliran air dan tingginya kadar gas hidrogen sulfida (H2S).
Gubernur Saitama Motohiro Ono mengatakan, evakuasi truk bisa memakan waktu sekitar 3 bulan. Waktu panjang dibutuhkan karena harus dipasang pipa sementara untuk guna mengalihkan aliran air.
Tim penyelamat harus menunggu pipa tersebut dipasang sebelum bisa mengakses kabin truk.
Selain itu kondisi lubang cukup dalam yakni mencapai 30 meter. Tim penyelamat kemungkinan akan menggunakan alat berat ke dalam lubang.
Lubang sinkhole itu menyebabkan sekitar 1,2 juta penduduk Saitama diminta mengurangi penggunaan kamar mandi dan mencuci untuk mencegah kebocoran limbah yang menghambat operasi.