Saat petugas penyelamat membersihkan lokasi pascaledakan, mayat-mayat yang ditutupi kain putih tergeletak di tanah sebelum dibawa dengan ke truk. Ledakan itu juga merusak bagian depan rumah-rumah dan toko-toko yang berada di pinggir jalan, serta menghanguskan sepeda motor dan mobil di sekitarnya.
Pemerintah Haiti mengumumkan tiga hari berkabung untuk para korban yang meninggal.
Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Haiti menyatakan siap membantu pemerintah setempat. Dalam tanggapannya, PBB juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban.
Geng kriminal tumbuh menjadi lebih kuat di Haiti sejak pembunuhan Presiden Jovenel Moise pada Juli lalu. Kematian sang presiden menyebabkan kekosongan pimpinan politik, sehingga memungkinkan kelompok-kelompok kriminal untuk memperluas wilayah mereka.