Tragis! Tahanan di AS Tewas usai Dimakan Hidup-Hidup oleh Kutu dan Serangga dalam Bui

Ahmad Islamy Jamil
Kondisi sel tempat Lashawn Thompson ditahan di Penjara Fulton County, Negara Bagian Georgia, AS. (Foto: Twitter/Zac Summers)

WASHINGTON DC, iNews.id – Seorang tahanan di Negara Bagian Georgia, AS, tewas setelah dimakan hidup-hidup oleh kutu dan serangga lainnya di dalam selnya. Menurut laporan media AS, pria bernama Lashawn Thompson (35) itu masuk penjara karena tuduhan pelanggaran ringan. 

Kini, keluarga Thompson menuntut penyelidikan kriminal atas kematian pria malang itu. 

“Rekam medis menunjukkan kondisinya (Thompson) memburuk (di dalam sel). Tidak ada seorang pun yang membantunya sejauh yang kami tahu. Tidak ada bantuan yang diberikan,” kata salah satu pengacara yang mewakili tiga saudara kandung Thompson, Michael Harper, kepada Newsweek, Kamis (14/4/2023).

“Mereka (pihak rumah tahanan) mengeluarkan catatan bahwa mereka telah merencanakan untuk memindahkannya ke unit observasi medis—itu ada dalam rencana. Namun sebelum itu terjadi, dia ditemukan tewas, penuh dengan kutu busuk dan serangga,” ujarnya.

Foto-foto yang dirilis oleh keluarga Harper dan Thompson menunjukkan, sel tempat dia ditahan di Penjara Fulton County dilengkapi dengan perabotan logam yang sudah berkarat. Sementara dinding, lantai, dan toilet sel itu tampak tertutup kotoran.

Harper mengatakan, area tersebut bahkan tidak cocok untuk dijadikan kandang hewan sekalipun. Dia menuturkan, Thompson tidak pantas perlakuan dan menerima nasib seperti itu.

Dalam sebuah pernyataan, keluarga Thompson mengungkapkan, pegawai penjara menyaksikan sendiri penurunan kesehatan saudara laki-laki mereka sampai dia meninggal. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Heboh Wabah Hantavirus, Trump: Semua Terkendali!

Internasional
16 jam lalu

Iran Gempur Uni Emirat Arab setelah Diserang AS, Ledakan Terdengar di Mana-Mana

Internasional
17 jam lalu

AS-Iran Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Tetap Berlaku!

Internasional
17 jam lalu

Iran Tuduh AS Langgar Gencatan Senjata

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal