Tragedi Penembakan Masjid Selandia Baru Akan Difilmkan, Umat Islam Menentang

Anton Suhartono
Brenton Tarrant merekam dan menyiarkan langsung aksinya menembak jemaah Sholat Jumat di masjid Christchurch di Facebook (Foto: L4)

"(Film ini) Kisah yang menginspirasi tentang respons seorang pemimpin muda terhadap peristiwa tragis," ujarnya.

Seniman muslim Mohamed Hassan mempertanyakan bahwa film ini akan fokus pada respons pemerintah.

"Ini bukan kisah yang menginspirasi. Ini adalah tragedi yang harus selalu berpusat di sekitar para muslim yang menjadi korban serta keluarga mereka, bukan orang lain," kata pria yang juga jurnalis di Auckland itu.

Penolakan film 'They Are Us' ramai di media sosial sehingga menjadikan tanda pagar #TheyAreUsShutDown trending di Twitter Selandia Baru.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

31 Link Nonton Selain IndoXXI dan Rebahin, Ada Film Baru Apa Saja?

57 tahun lalu

Pramono Beri Diskon Pajak 50% untuk Dongkrak Produksi Film di Jakarta

57 tahun lalu

Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat

57 tahun lalu

Brutal! Kelompok Bersenjata Serbu Ladang di Nigeria, Tembak Mati 17 Petani

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal