Tradisi Chhaupadi, Mengasingkan Perempuan Haid ke Gubuk karena Dianggap Bawa Sial

Anton Suhartono
Tradisi chhaupadi masih dipraktikkan sebagian masyarakat Nepal (Foto: Reuters)

Selain itu perempuan chhaupadi juga tak mendapat pembalut, sehingga harus menggunakan kain untuk menyerap darah. Padahal kain yang tak bersih bisa menyebabkan infeksi serius dan menyakitkan. 

Ancaman kematian bagi mereka bukan hanya dari api yang dinyalakan, tapi hewan. Seorang perempuan 19 tahun tewas digigit ular di gubuk tempat tinggalnya.

Meski demikian alasan adat menjadi senjata warga masih mempraktikannya. Di bagian barat Nepal, chhaupadi sudah dilakukan selama ratusan tahun karena masuk dalam sistem kepercayaan dan cara hidup setempat.

Di wilayah itu penduduk mengandalkan hidup pada hasil panen dan hewan ternak. Jika perempuan tidak mengikuti tradisi tersebut, dampaknya akan dirasakan seluruh keluarga. Mereka percaya panen akan gagal dan hewan ternak akan sakit atau mati.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 hari lalu

Pertama dalam Sejarah, Iran Bolehkan Perempuan Kendarai Sepeda Motor

Health
30 hari lalu

6 Buah Bisa Bantu Redakan Kram saat Haid Murah dan Mudah Ditemui

Nasional
30 hari lalu

Menag Ungkap Pesantren Masih Kekurangan Guru Tahfidz Perempuan

Megapolitan
1 bulan lalu

Puspadaya: Memutus Rantai Kekerasan Anak di Ruang Digital Perlu Upaya Preventif dan Kuratif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal