Tolak Peringatan Virus Korona dengan Jilat Kuil Suci, 2 Pria Iran Terancam Hukum Cambuk

Nathania Riris Michico
Pekerja sanitasi mendisinfeksi Kuil Masumeh untuk mencegah penyebaran virus korona di Iran. (FOTO: MEHDI MARIZAD / FARS NEWS AGENCY / AFP)

"Ayatollah Agung harus bereaksi. Reaksi cepat diperlukan," kata seorang pengguna Twitter.

Sementara cuitan lain mendukung mereka yang ingin terus mengunjungi situs keagamaan.

"Pikiran kita didasarkan pada ajaran ilahi, dan Syiah adalah agama paling murni di dunia, dan masjid-masjid berada di garis depan dalam memerangi virus korona."

Di daerah-daerah terdampak di Iran, sekolah dan universitas ditutup dan di Teheran penggunaan pipa shisha dilarang.

Orang-orang juga diminta tidak menghadiri pertemuan besar dan selalu menggunakan masker dan gel tangan. Presiden Iran Hassan Rouhani juga mengatakan belum ada rencana mengkarantina seluruh kota.

Pada Senin (2/3/2020), tim Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tiba di Iran untuk memberikan bantuan dan dukungan termasuk peralatan pelindung untuk petugas kesehatan dan peralatan diagnostik.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Iran Sudah Tamat!

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

57 tahun lalu

Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah

57 tahun lalu

Daftar Lengkap 14 Poin MoU Perjanjian Damai AS-Iran, Untungkan Siapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal