KTT Perdamaian Gaza yang digagas Mesir itu diikuti lebih dari 20 kepala negara dan pemimpin lembaga internasional. Presiden RI Prabowo Subianto termasuk di antara tokoh yang diundang.
Menurut kantor kepresidenan Mesir, pertemuan ini bertujuan mengakhiri perang di Jalur Gaza, membangun stabilitas, dan membuka babak baru perdamaian di Timur Tengah.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menyetujui gencatan senjata sebagai tahap pertama dari 20 poin rencana perdamaian di Gaza. Beberapa poin awal mencakup pembebasan sandera Israel, pertukaran dengan sekitar 2.000 tahanan Palestina, serta penarikan bertahap pasukan Israel dari Gaza.
Namun, bagi Iran, forum seperti KTT Sharm El Sheikh tidak bisa dilepaskan dari kepentingan politik Barat.
“Selama musuh-musuh Iran masih duduk di meja yang sama dan berpura-pura menjadi pembawa damai, kami tidak akan menjadi bagian dari sandiwara itu,” tulis seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Iran, dalam posting-an terpisah.