Pada Senin (6/11/2023), Netanyahu mengatakan kepada ABC News bahwa Israel akan “memikul tanggung jawab keamanan” di Gaza setelah perang. Dengan kata lain, wilayah Palestina itu bakal berada di bawah pengawasan polisi dan tentara zionis.
Komentar Netanyahu itu tampak bertentangan dengan para pejabat AS yang mengatakan bahwa Israel tidak ingin mengendalikan Gaza “pasca-Hamas”.
“Saya pikir Israel, untuk jangka waktu yang tidak ditentukan, akan memikul tanggung jawab keamanan secara keseluruhan karena kita telah melihat apa yang terjadi jika kita tidak memiliki tanggung jawab keamanan tersebut,” dalih Netanyahu.
Para pejabat Israel lantas mencoba mengklarifikasi bahwa mereka tidak bermaksud menduduki Gaza setelah perang. Namun, mereka belum menjelaskan bagaimana mereka dapat menjamin keamanan tanpa mempertahankan kehadiran militer di sana. Israel menarik pasukannya dari Gaza pada 2005.
Otoritas Palestina (PA), yang menjalankan pemerintahan sendiri secara terbatas di beberapa bagian Tepi Barat yang diduduki Israel, mengatakan Gaza adalah bagian integral dari negara Palestina. Gaza sendiri telah dikuasai Hamas sejak 2007.