Thailand-Kamboja Teken Deklarasi Damai di Hadapan Trump dan Anwar Ibrahim

Anton Suhartono
Thailand dan Kamboja menandatangani deklarasi perdamaian di sela KTT ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (26/10) (Foto: Handout)

Sebanyak 18 tentara Kamboja yang masih menjadi tawanan perang di Thailand juga akan dibebaskan.

Trump mengatakan bangga telah berkontribusi dalam mewujudkan solusi damai sembari mengkritik PBB yang dinilai lamban dalam menyelesaikan konflik Thailand-Kamboja.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Thailand Sihasak Phuangketkeow mengungkapkan keyakinannya bahwa situasi di lapangan telah membaik oleh deklarasi tersebut. Para komandan militer kedua negara juga telah bertemu sebelumnya untuk membahas pengaturan keamanan di perbatasan. Pertemuan serupa akan digelar secara simultan.

Thailand, kata Phuangketkeow, akan berkomitmen mengimplementasikan deklarasi tersebut. Dia berharap deklarasi perdamaian tersebut bukan hanya memulihkan tapi juga memperkuat hubungan dengan Kamboja.

Perdana Menteri Kamboja Hun Manet menyebut perjanjian tersebut sebagai momen bersejarah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Kendaraan Taktis Pasukan Perdamaian Internasional Tiba di Gaza, Personel Menyusul

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Iran Tak Kirim Delegasi ke Qatar untuk Berunding

57 tahun lalu

Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal